Kontraktor
Biaya Website Kontraktor: Kenapa Angkanya Bisa Beda Sepuluh Kali Lipat
Cari “jasa pembuatan website kontraktor” dan penawaran pertama yang muncul bisa Rp300 ribu. Beberapa hasil di bawahnya menyebut belasan juta. Selisihnya puluhan kali lipat untuk sesuatu yang sama-sama disebut website.
Reaksi wajarnya adalah curiga: berarti yang mahal menipu, atau yang murah tidak beres. Biasanya bukan dua-duanya. Yang terjadi lebih sederhana dan lebih merepotkan: angka-angka itu tidak sedang membandingkan barang yang sama.
Tulisan ini memisahkan apa yang sebenarnya dibeli pada tiap tingkat harga, menyebut biaya yang hampir tidak pernah muncul di angka iklan, dan menutup dengan pertanyaan yang membuat dua penawaran bisa dibandingkan dengan jujur. Harga kami sendiri ada di bagian akhir, terbuka.
Tiga barang berbeda yang sama-sama disebut website
Sebelum membandingkan angka, pastikan dulu yang dibandingkan sejenis. Di praktiknya ada tiga tingkat, dan jaraknya bukan soal bagus atau jelek, melainkan soal pekerjaan yang berbeda.
1. Satu halaman untuk satu tujuan
Satu halaman panjang berisi penawaran dan tombol WhatsApp. Tidak ada halaman layanan terpisah, tidak ada portfolio yang bisa ditelusuri, tidak ada halaman perusahaan. Biasanya dibangun dari template yang sudah jadi dan isinya tinggal diganti.
Ini bukan produk buruk. Untuk kampanye iklan satu musim atau satu jenis pekerjaan, ini justru pilihan yang tepat dan tidak perlu lebih. Yang keliru adalah membandingkan harganya dengan harga website perusahaan, lalu menyimpulkan yang satunya kemahalan.
2. Website perusahaan
Beberapa halaman yang berdiri sendiri: profil perusahaan, layanan yang dipisah per jenis pekerjaan, portfolio proyek yang tiap proyeknya punya halaman sendiri, area layanan, dan kontak. Bisa Anda tambah isinya tanpa memanggil siapa pun.
Inilah yang dimaksud kebanyakan kontraktor ketika bilang “butuh website”. Halaman inilah yang dibuka panitia tender, calon klien korporat, dan bank saat memeriksa perusahaan Anda.
3. Website dengan sistem di dalamnya
Website perusahaan ditambah sesuatu yang bekerja, bukan sekadar tampil: kalkulator estimasi, portal tempat klien memantau progres proyeknya, formulir penawaran yang menerima unggahan gambar kerja, atau sambungan ke sistem internal Anda.
Di sini biayanya melompat, dan lompatannya masuk akal. Yang dibayar bukan halaman, melainkan sesuatu yang harus dirancang, diuji, lalu dijaga tetap berjalan.
Jadi pertanyaan pertama bukan “berapa harganya”, tetapi “ini tingkat yang mana”. Dua penawaran yang berbeda tingkat tidak bisa dibandingkan lewat angka, sekalipun keduanya menulis kata yang sama di judul.
Biaya yang jarang muncul di angka iklan
Harga yang dipasang di iklan hampir selalu biaya pembuatan saja. Ada beberapa pos lain yang tetap harus dibayar, dan yang membuat orang kaget di bulan ketiga.
Domain dan hosting
Domain adalah alamat website Anda, hosting adalah tempat filenya disimpan. Keduanya biaya tahunan yang berjalan terus selama website hidup, dan besarnya bergantung penyedia yang Anda pilih.
Di Programmer Virtual keduanya tidak termasuk dalam harga pembuatan. Ini kami sebut terang-terangan karena dua alasan. Pertama, supaya angka di halaman harga kami tidak terbaca lebih murah daripada kenyataannya. Kedua, dan ini lebih penting: domain dan hosting sebaiknya terdaftar atas nama dan email Anda sendiri, dibayar dari rekening Anda sendiri. Yang mengerjakan website cukup diberi akses, bukan kepemilikan. Alasannya kami tulis panjang di tulisan terpisah soal apa yang harus diamankan saat developer menghilang.
Perawatan bulanan
Website yang sudah jadi tidak berhenti butuh perhatian. Core WordPress dan plugin terus diperbarui, celah keamanan terus ditemukan, dan backup hanya berguna kalau benar-benar berjalan.
Perawatan bisa Anda kerjakan sendiri kalau paham teknis, atau diserahkan. Yang tidak bisa dilakukan adalah mengabaikannya. Website kontraktor yang dua tahun tidak disentuh biasanya masih terlihat baik-baik saja dari luar, dan itulah bagian yang menipu.
Konten, dan ini yang paling sering membengkak
Pos ini hampir tidak pernah masuk hitungan siapa pun, padahal inilah yang paling sering menghentikan proyek di tengah jalan.
Website kontraktor hidup dari foto proyek dan keterangan pekerjaan. Kalau foto yang Anda punya hanya foto progres dari grup WhatsApp, diambil sore hari dengan tumpukan material di depan, hasil akhirnya akan terlihat seperti itu betapa pun bagusnya rancangan halamannya. Menyiapkan foto ulang atau memanggil fotografer adalah biaya tersendiri.
Hal yang sama berlaku untuk tulisan. Deskripsi proyek yang berbunyi “renovasi rumah, selesai tepat waktu, klien puas” tidak memberi pembaca apa pun. Yang bekerja adalah keterangan yang menyebut kendala di lapangan dan cara mengatasinya, dan itu hanya bisa datang dari Anda, bukan dari yang membuat website.
Biaya tahun pertama tidak sama dengan biaya tahun kedua
Ini cara membaca anggaran yang lebih berguna daripada membandingkan harga pembuatan saja.
Tahun pertama berisi biaya pembuatan yang dibayar sekali, ditambah domain dan hosting satu tahun, ditambah perawatan bila Anda mengambilnya, ditambah biaya konten bila foto dan tulisan perlu disiapkan.
Tahun kedua dan seterusnya jauh lebih ringan: hanya perpanjangan domain dan hosting, ditambah perawatan. Biaya pembuatan tidak muncul lagi.
Perbedaan ini penting saat membandingkan dua penawaran. Penawaran yang murah di depan tetapi mewajibkan paket perawatan mahal bisa lebih besar totalnya di tahun kedua dibanding penawaran yang lebih mahal di awal. Hitung dua tahun, bukan satu angka.
Enam pertanyaan sebelum membandingkan dua penawaran
Ajukan keenamnya ke setiap pihak yang memberi penawaran. Jawabannya membuat dua angka yang tadinya tidak sebanding menjadi bisa dibandingkan.
- Berapa halaman, dan halaman apa saja? Minta daftarnya, bukan jumlahnya saja.
- Saya bisa menambah proyek sendiri, atau harus lewat Anda? Kalau harus lewat mereka, tanyakan biaya per perubahan. Ini yang diam-diam menjadi langganan.
- Domain dan hosting atas nama siapa? Jawaban yang benar adalah atas nama Anda.
- Termasuk berapa kali revisi, dan revisi dihitung dari titik mana?
- Setelah selesai, saya dapat apa? Akses penuh ke hosting dan admin, atau hanya website yang bisa dibuka?
- Foto dan teks disiapkan siapa? Ini pos yang paling sering diasumsikan berbeda oleh kedua pihak.
Pertanyaan kelima yang paling banyak menyaring. Sebagian penawaran murah menjadi murah karena website-nya tidak benar-benar menjadi milik Anda.
Harga kami
Kami berada di tingkat kedua: website perusahaan. Bukan satu halaman untuk iklan, dan bukan sistem custom berskala besar.
- Business Website, mulai Rp2.490.000 sekali bayar. Hingga 5 halaman, responsive, form kontak, integrasi WhatsApp, Google Maps, SEO dasar, Analytics, SSL, dan 2 kali revisi.
- Business Pro, mulai Rp2.990.000 sekali bayar. Semua di atas, hingga 8 halaman, ditambah blog, portfolio yang bisa Anda kelola sendiri, Search Console, dan optimasi SEO on-page lanjutan.
- Website Care, mulai Rp249.000 per bulan. Pembaruan, backup, pemantauan keamanan dan uptime, perubahan konten kecil, dan bantuan teknis. Ditagih bulanan, tanpa kontrak, bisa dihentikan kapan saja.
Domain dan hosting tidak termasuk dan dibayar langsung oleh Anda ke penyedianya, atas nama Anda sendiri.
Satu hal yang membedakan cara kerjanya, dan ini yang membuat angka di atas bisa dinilai sebelum dibayar: website dikerjakan sampai jadi lebih dulu. Anda melihat hasilnya, meminta revisi, lalu menyetujuinya. Pembayaran dilakukan setelah itu. Jadi risiko membayar di muka lalu kecewa tidak ada di sini, karena tidak ada pembayaran di muka.
Cara paling cepat menilai sebuah penawaran
Minta melihat pekerjaan yang sudah jadi, lalu buka di ponsel.
Perhatikan berapa lama halamannya terbuka, apakah tulisannya terbaca tanpa dizoom, apakah tombol kontaknya mudah ditemukan, dan apakah halaman proyeknya menjelaskan sesuatu atau hanya menampilkan foto. Lima menit memeriksa hasil kerja lebih menentukan daripada satu jam membandingkan daftar fitur.
Empat website demo kontraktor kami bisa Anda buka dan periksa dengan cara itu: lihat keempatnya di sini. Perusahaannya fiktif, tetapi susunan halaman dan cara proyeknya dijelaskan dibangun seperti untuk pekerjaan nyata.
Langkah berikutnya
Kalau Anda belum yakin website seperti apa yang dibutuhkan, susunan halaman yang tepat sangat bergantung pada siapa pembeli Anda. Kami memisahkannya di empat tipe pembeli website kontraktor, karena pemilik rumah dan bagian pengadaan pabrik membaca halaman yang sama dengan cara yang berlawanan.
Rincian cakupan dan halaman lengkapnya ada di jasa website kontraktor, dan seluruh daftar harga beserta isinya di halaman harga.